Letusan Merapi Terkini

Berita Foto Kompas.com
Letusan merapi kembali terjadi, debu vulkanik hingga mencapai 4000 meter dengan jarak aman sekitar 15 Kilometer, candi borobudur ditutup, hujan abu vulkanik tipis sudah dirasakan sampai warga kota ciamis dan tasikmalaya dianjurkan untuk memakai masker agar terhindar dari Ispa.
Kejadian letusan merapi kali ini tidak seperti biasanya letusan yang berkali-kali hingga yang terbesar sekarang ini membuat warga sekitar merapi menjadi panik

Dimana menyebabkan Hujan pasir yang sangat lebat hingga mencapai radius 20 Kilometer dari puncak gunung merapi di daerah magelang. Menyebabkan kota magelang dan sekitarnya lumpuh dari aktifitas sehari-hari baik yang sekolah maupun yang bekerja kendaraan angkutan tidak ada.
Semua jalan tertutup abu vulkanik yang menyebabkan sulit untuk berkendara dan menyebabkan pohon tumbang akibat tertimba abu. Para pengendara harus sangat extra hati-hati bagi pengendara motor mereka menggunakan masker dan menyalakan lampu.

Sejak Rabu wilayah lereng merapi dengan radius 15 kilometer harus segera dievakuasi dimana terjadinya erupsi besar secara intensif namun warga masih banyak yang berada di TPS (tempat pengungsian sementara). Karena masih menunggu intruksi dari pemerintah kecamatan maupun kabupaten sedangkan kendaraan untuk mengangkut pengungsi sudah siap.

Sementara itu di kota Tasikmalaya hujan abu tampak terlihat menjelang pagi di kendaraan maupun digenteng-genteng rumah penduduk dan dipohon-pohon.Namun abu tersebut tidak menghalangi warga untuk beraktifitas pada pagi hari dan berjalan seperti biasa.

Di Bandara Adi Sutjipto dianjurkan agar mewaspadai adanya abu vulkanik bagi pesawat yang akan berangkat dari dan menuju Yogyakarta.

Semoga saudara-saudara kita dapat mengatasi musibah ini dan diberi kekuatan dalam menghadapinya.

Dari berbagai sumber


Komentar

Postingan Populer